2012 Apa yang kamu lihat?

Saya kira setelah nonton film 2012 akan banyak berdampak baik buat Indonesia, dulu saya naik gunung Merapi dalam kondisi sama sekali Iman tipis, pada saat melihat kawah gunung yang masya Allah menakutkan sekali saya jadi takut kiamat, tapi film ini ternyata justru sebaliknya, film ini justru ditentang oleh orang yang sama sekali belum menontonnya, seperti pada berita ini http://showbiz.vivanews.com/news/read/106142-mui_jatim__film_2012_ditarik_saja , seperti inikah yang disebut bijaksana? ternyata mereka lebih percaya gosip daripada menjadi saksi (kalo percaya gosip emang Indonesia banget sih), nonton film saja belum udah bikin statement, kalo boleh digambarkan seperti Penuntut Umum yang lupa berkas Penyidikan, bahkan dia tidak tahu arah mana yang dia tentang, yang dia tahu adalah statement 2012 adalah kiamat, saya tersenyum sendiri ada kebijaksanaan yang sedemikian kerdil.

Percayakah 2012 kiamat?

Hanya anak kecil dibawah 10 tahun yang mungkin percaya, ya jelas tidak percaya, biarpun mungkin iman kita jauh dibawah mereka-mereka yang namanya kepercayaan dengan kiamat itu terlalu mendasar, 5 teman saya yang saya tanya percayakah 2012 kiamat, setelah nonton film ini? dengan tanpa ragu dia jawab tidak, bahkan mereka ada yang mengatakan mungkin saja 2011 mungkin 2010 dll, ya karena secara garis besar Kiamat itu rahasia Tuhan, malaikat saja tidak tahu, dan kita percaya itu, dan saya percaya sebagian besar pemuda Indonesia juga berfikir seperti itu, jadi janganlah meragukan kecerdasan mereka, mereka lebih obyektif dalam menilai sesuatu, jikalau ada yang percaya 2012 itu kiamat, lebih baik teguhkanlah pengetahuan dia Kiamat itu tidak mungkin bocor informasinya, yang pegang rahasia Tuhan, bukan makhluk, dapat dipastikan bisa dipercaya, jawaban ini jauh lebih masuk akal bagi mereka daripada kita sibuk melarang2 untuk jangan menonton 2012.
Saya tertegun saat film ini menggambarkan puluhan ribu bersujud di depan kabah, dan ini menyadarkan saya bahwa betapa kecilnya kita di depan bencana yang sedemikian dahsyat, dan saya akan sangat menyayangkan jika adegan ini termasuk dalam film yang diharamkan, sangat menyayangkan, keputusan yang sangat mengecewakan.
Saya berterimakasih sekali buat MUI pusat yang penuh bijaksana tidak akan mengambil keputusan sebelum menyaksikan sendiri filmnya, jika memang akhirnya MUI pusat setelah menontonnya menyataan film ini haram, saya akan menerimanya, bagaimanapun ini jauh lebih bijak daripada membuat statemen sendiri dan menyebarkannya padahal belum menyaksikannya, dan sampai detik ini saya masih merekomendasikan film ini untuk ditonton, mengenai Halal haram dilahkan tunggu keputusan MUI pusat.

Written by Arsip

12 Comments

Triunt

“Kalau memang informasi yang saya dapat ini benar, cerita film itu kan sangat mendiskreditkan Islam. Bahkan sangat mungkin bukan hanya Islam yang tersakiti, karena disana disebutkan mereka akan mati kalau tidak masuk gereja,” jelas Gus War, saat dikonfirmasi detiksurabaya.com melalui telepon selulernya, Selasa (17/11/2009). —-> apakah ada yang lihat adegan ini? apakah ada yang melihat sujut bersama di Makkah? –> makanya betapa perlunya menyaksikan sendiri dari pada mendengar gosip.

http://id.news.yahoo.com/dtik/20091117/tid-pcnu-kediri-film-2012-mendiskreditka-b1ae096.html

Hariez

hmm..itu menurut pengakuan mereka yang berpikir dan percaya akan hari kiamat itu ada di tangan Tuhan, berbeda dengan yang saya alami, banyak yang sudah menyaksikan film tersebut dengan mengucap “wahh..seru banget ya..” bukan berkaca kepada apa yang telah mereka saksikan jika saja hari ini terjadi hari akhir daripada dunia..

Sekali lagi saya tidak MENGHAKIMI film tersebut, akan tetapi menyayangkan sikap masyarakat pasca menikmati tontonan tersebut, dan tidak berpikir seperti apa yang saya paparkan sob.. :D

Triunt

It’s ok, anggap saja situasinya berbeda.
tapi berhati-hatilah saat bicara mengenai konteks.
pernah anda berfikir film ini memakai visual effect yang secara kualitas diatas film2 pada umumnya, nah orang kebanyakan akan mengatakan SERU BANGET… ya jelas lah, trus anda memahaminya Kiamatnya seru.
bahkan seketikan jika film ini kebetulan ‘hanya’lah menggambarkan bencana (dan pada kenyataannya film ini ‘hanya’lah menggambarkan bencana) pasti anda sangat memaklumi kata2 SERU BANGET tadi.

Menikmati? tentu saja, film ditonton untuk dinikmati, kenikmatan itu bukan berarti bersenang2 trus lupa sob, pernahkah di fikiran anda , yang sudah nonton film ini justru lebih banyak merenung pasca menontonnya? dan itulah yang terjadi pd teman2 saya, tetapi mereka menikmatinya.

riuusa

wah sayangnya aku menganggap kiamat itu rahasia tuhan yang maha kuasa, dan kita dilarang keras “haram” menebak2 kapan apa lagi percaya dengan tebakan orang

kang supri

Menurut saya itu hany isu konspirasi aja yang dibangun sejak lama, bca aja kisah sang pembuatnya, dia lumayan terobsesi dengan kehancuran dunia.. jika udah nonton filmnya pasti anda akan sadar dari mana angka 21 12 2012 itu muncul karena ada sangkut pautnay dengan bioskop 21, penghargaan studio filmnya yang ke 12 dan… ah masih banyak lagi kelucuannya lah.. eh mas mau tukeran link denganku? aku tunggu kunjungan baliknya yah, makasih :)

sheengs78

Kalau menurut saya ambil hikmahnya aja lah …Paling tidak film tersebut mengingatkan pada kita bahwa hari kiamat tersebut ada,paling tidak kita bertanya aja ama diri sendiri bekal apa untuk mempersiapkan hari pembalasan nanti…Terpulang ada maksud apa di balik pembuatan film tersebut,Waspada itu perlu but … positive thinking juga perlu … ,Tapi yang pasti di balik pembuatan film itu adalah nyari keuntungan financial .. he he

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>