<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blognya Triunt &#187; Rectoverso</title>
	<atom:link href="http://triuntoro.com/category/rectoverso/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://triuntoro.com</link>
	<description>Cerita Tentang Keberuntungan dan Kesialan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 Jun 2010 05:38:50 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<image>
<link>http://triuntoro.com</link>
<url>http://triuntoro.com/wp-content/mbp-favicon/1_649998738l.jpg</url>
<title>Blognya Triunt</title>
</image>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Rectoverso &#8211; Cara dia Terbang Rendah</title>
		<link>http://triuntoro.com/rectoverso-cara-dia-terbang-rendah</link>
		<comments>http://triuntoro.com/rectoverso-cara-dia-terbang-rendah#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Dec 2009 06:18:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>triunt</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rectoverso]]></category>
		<category><![CDATA[Gombal]]></category>
		<category><![CDATA[poem]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://triuntoro.com/?p=320</guid>
		<description><![CDATA[

Suara Halilintar, Cahaya Lilin, dan Dingin tetes embun
Disana ada satu karakter perasaan yang sama
Dikala hujan turun dan malam yang meremang
Dan Badai Samudra Hindia yang menderu
Hey&#8230; Apakah kau rasakan detak ini teman&#8230;?
Derap ketakutan di delay kedipan kilat yang menyeruak
Getar-getar ini seperti yang dirasakan Gajah Mada saat dia mengenal Pitaloka
Bening dua bintik itu mengisyarat dia telah bertutur [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://triuntoro.com/category/rectoverso"><img src="http://triuntoro.com/wp-content/uploads/2009/11/rec-side.png" alt="" width="150" height="60" /></a></p>
<p style="text-align: center"><a href="http://triuntoro.com/wp-content/uploads/2009/12/burung-camar_2.jpg"><img class="size-full wp-image-321 aligncenter" title="burung camar_2" src="http://triuntoro.com/wp-content/uploads/2009/12/burung-camar_2.jpg" alt="burung camar_2" width="450" height="226" /></a></p>
<p>Suara Halilintar, Cahaya Lilin, dan Dingin tetes embun<br />
Disana ada satu karakter perasaan yang sama<br />
Dikala hujan turun dan malam yang meremang<br />
Dan Badai Samudra Hindia yang menderu<br />
Hey&#8230; Apakah kau rasakan detak ini teman&#8230;?<br />
Derap ketakutan di delay kedipan kilat yang menyeruak<br />
Getar-getar ini seperti yang dirasakan Gajah Mada saat dia mengenal Pitaloka<br />
Bening dua bintik itu mengisyarat dia telah bertutur panjang<br />
Membawa pesan-pesan tak bertuan yang tak tentu sampainya<br />
Aku tidak tahu, tapi aku merasa salah jika merasa tidak tahu<br />
Mataku terpejam berusaha untuk memikirkan<br />
Tetapi tidak, aku terpejam berusaha melupakan<br />
Di sana ada episode cerita usang yang akan segera ku hapus dari pikiran<br />
Satu detik ceritanya mampu melumpuhkan konsentrasiku lebih dari tujuh hari<br />
Aku tak berani menyebut namanya&#8230;<br />
Karena aku selalu tidak yakin pernah mengenalnya -&gt; <strong><span style="color: #99cc00;">Finished</span> <span style="color: #33cccc;">11 Mei 2009</span></strong></p>
<p><span id="more-320"></span><br />
Netra terbuka dikala silau semburat menerobos celah gelap itu<br />
tiga bulan telah berlalu<br />
Ku lihat musim semi begitu disiplin untuk menyapa awal bulan ini sayang<br />
Tak kulihat lagi camar terbang rendah itu<br />
Telingaku pun juga tak pernah terpuaskan oleh kicau anehnya<br />
Meski aku telah bersiap menafikkan hidupku yang serasa terlahir kembali<br />
Aku tak ingin lagi menyebut namamu<br />
Cairan dingin selalu memenuhi sekujur kulit jika ku menyebutnya<br />
Tak sekalipun aku dapat bercerita lagi tentang indahnya kupu-kupu yang sedang ramai menyeberang jembatan hitam ini<br />
Bukan dari ujung ke ujung, tapi dari sisi ke sisi hingga beberapa kali kendaraan menciumnya hingga takdir menjemput<br />
Seperti kisahmu menjemput sang nisan -&gt; <strong><span style="color: #99cc00;">Finished</span> <span style="color: #33cccc;">02 Agustus 2009</span></strong></p>
<p><strong><span style="color: #33cccc;"><span style="color: #99cc00;">puisi ini aku ikut sertakan</span> dalam parade puisinya <a style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; text-decoration: none; border-bottom-width: 1px; border-bottom-style: dotted; border-bottom-color: #cccccc; color: #cccccc; " href="http://abdulcholik.com/acara-unggulan/acara-unggulan-parade-puisi-cinta">pakde cholik</a></span></strong></p>
<p><strong><span style="color: #33cccc;"><span style="color: #99cc00;">cerita tentang bait perkenalan</span> dan bait perpisahan kita</span></strong></p>
<p><strong><span style="color: #33cccc;"><span style="color: #99cc00;">Jika kamu menghendaki sound</span>track Tulisan ini, silahkan play lagunya <a href="http://www.4shared.com/file/48619210/6af1a2e0/Garasi_-_Sendiri__OST_Garasi_.html" target="_blank">GARASI &#8211; Sendiri</a></span></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://triuntoro.com/rectoverso-cara-dia-terbang-rendah/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>28</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rectoverso &#8211; Sahabat Kecil</title>
		<link>http://triuntoro.com/rectoverso-sahabat-kecil</link>
		<comments>http://triuntoro.com/rectoverso-sahabat-kecil#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 09:49:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>triunt</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rectoverso]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://triuntoro.com/?p=215</guid>
		<description><![CDATA[

Hari ini hujan,
Disudut sebuah kantor berdinding kaca tebal ini, kujinjing payung yang tadi siang diberikan Ega, wanita karir pekerja kantoran yang hari ini katanya lembur mengerjakan sisa tumpukan kerjanya,
&#8220;Pakai saja payung ini Dev!, ntar gue dijemput sama Lexa&#8221; suruhnya seperti tanpa beban, dia juga tak menatapku, sama sekali tidak.
Maka jangan salahkan aku jika payung ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://triuntoro.com/category/rectoverso"><img src="http://triuntoro.com/wp-content/uploads/2009/11/rec-side.png" alt="" width="150" height="60" /></a></p>
<p style="text-align: center"><a href="http://triuntoro.com/wp-content/uploads/2009/11/hujan.png"><img class="size-full wp-image-321 aligncenter" title="burung camar_2" src="http://triuntoro.com/wp-content/uploads/2009/11/hujan.png" alt="Hujan" width="450" height="226" /></a></p>
<p>Hari ini hujan,<br />
Disudut sebuah kantor berdinding kaca tebal ini, kujinjing payung yang tadi siang diberikan Ega, wanita karir pekerja kantoran yang hari ini katanya lembur mengerjakan sisa tumpukan kerjanya,<br />
&#8220;Pakai saja payung ini Dev!, ntar gue dijemput sama Lexa&#8221; suruhnya seperti tanpa beban, dia juga tak menatapku, sama sekali tidak.</p>
<p style="text-align: center;">Maka jangan salahkan aku jika payung ini sekarang ku bawa, pikirku dalam hati.</p>
<p style="text-align: center;">Jika kau lihat hujan, kau pasti melihat daun yang basah dan berangguk-angguk karena guyuran hujan, lebih beruntung sekali jika kau melihat bunga Desember yang mengembang lebih awal dari deadlinenya, sejak SMA banyak teman bilang November adalah bulan yang romantis, tapi itu kata mereka, tak kurasakan sedikitpun romantis di bulan penuh pekerjaan ini.</p>
<p style="text-align: center;">Namaku Deva, seorang cowok desa yang belajar mencari duit di kota besar sekelas Jakarta, kota yang sewaktu kecil dibenakku selalu terfikir sebagai kotanya orang kaya, ya anak orang kaya, anak-anak yang selalu diajak belanja orang tunya di supermarket sambil bermain mandi bola, permainan yang menjadi obsesiku sejak kecil yang hingga kini belum pernah sekalipun ku mencobanya, kau tahu apa artinya obsesi, biarpun sederhana banyak rasa kesal jika tak kunjung kita mendapatkannya.<span id="more-215"></span></p>
<p style="text-align: center;">Aku pulang tidak naik mobil, bis kota penuh karat dan sekali busway cukup untuk membawaku pulang ke kostku, menikmati lembabnya keringat pelanggan bis yang tercampur basah air hujan. disela deru suara bis dan gemericik roda-rodanya yang menginjak kubangan hingga membuat 4 patah umpatan dari pengendara motor di sekitarnya, pikirku tertuju pada pemilik payung yang kini sudah basah ini, tanpa perlu banyak kata kini aku mencintainya, tak bisa kuceritakan bagaimana aku mencintainya, dalam kesadaranku aku tahu telah mencintainya sejak pertama aku mengenalnya, dan itu setahun yang lalu, saat dia keluar dari pintu Sedan perak berukir tulisan Camry, mobil bos kami yang bernama Lexa.</p>
<p style="text-align: center;">Memasuki gang demi gang penuh anak-anak sedang ramai bermain bola, senyum mereka begitu tulus, kaosnya basah penuh kotoran dan lumpur air hujan, ku paham tak mungkin mereka peduli akan semua itu, namun dalam sekali lewat, sudah ku dengar mereka saling teriak marah-marah, saat salah satu ku dengar dari mereka menangis, ku tak lagi memperhatikannya meski pikirku jauh menuju masa 18 tahun lalu ke masa seperti anak-anak ini, masih kuingat masa itu juga hujan seperti ini, bermain-main bola seperti mereka, berkotor tanah juga seperti mereka, masih kuingat saat ku tendang bola bekas yang setengah bocor itu, mengenai seorang anak lelaki tampan, penjaga gawang itu, dia menangis saat bolaku menghajar hidung dan kepalanya, ku lihat bulir leleran darah dari hidungnya, hingga kita harus bertengkar, nama penjaga gawang yang tampan itu bernama Lexa, orang yang sama dengan yang kini menjadi bosku, orang yang sama dengan penjemput Ega nanti sore, Percayalah obsesiku adalah Ega.</p>
<p style="text-align: center;">_______________________________________________________________</p>
<p style="text-align: center;">Ditulis oleh <strong>Anomin</strong> untuk <strong><span style="color: #339966;">recto</span></strong><strong><span style="color: #99cc00;">verso</span></strong>, Terispirasi lagu <strong><a href="http://www3.indowebster.com/830c7b6e781f3ffd72efeccc5657ae15.mp3">Sahabat Kecil &#8211; Ipank</a></strong></p>
<p style="text-align: center;"><em>Ingin mengirim cerit</em>a<strong> <span style="color: #339966;">rect</span><span style="color: #339966;">o</span><span style="color: #99cc00;">verso</span> </strong><em>juga? atau sekedar berkomentar, silahkan  melalui form pesan berikut, pesan dan komentar anda tidak akan ditampilkan ke blog, tatapi disampaikan pada penulisnya.</em></p>
<p><strong><div class="wpcf7" id="wpcf7-f3-p215-o1"><form action="/category/rectoverso/feed#wpcf7-f3-p215-o1" method="post" class="wpcf7-form">
<div style="display: none;">
<input type="hidden" name="_wpcf7" value="3" />
<input type="hidden" name="_wpcf7_version" value="2.0.7" />
<input type="hidden" name="_wpcf7_unit_tag" value="wpcf7-f3-p215-o1" />
</div>
<p>Nama kamu (wajib)<br />
    <span class="wpcf7-form-control-wrap your-name"><input type="text" name="your-name" value="" class="wpcf7-validates-as-required" size="40" /></span> </p>
<p>Email kamu (Email yang sering kamu cek, pastikan kamu tahu jika kami membalasnya)<br />
    <span class="wpcf7-form-control-wrap your-email"><input type="text" name="your-email" value="" class="wpcf7-validates-as-email wpcf7-validates-as-required" size="40" /></span> </p>
<p>Pesan<br />
    <span class="wpcf7-form-control-wrap your-message"><textarea name="your-message" cols="40" rows="10"></textarea></span> </p>
<p><input type="submit" value="Kirim rectoverso" /> <img class="ajax-loader" style="visibility: hidden;" alt="ajax loader" src="http://triuntoro.com/wp-content/plugins/contact-form-7/images/ajax-loader.gif" /></p>
<div class="wpcf7-response-output wpcf7-display-none"></div></form></div> </strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://triuntoro.com/rectoverso-sahabat-kecil/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
<enclosure url="http://www3.indowebster.com/830c7b6e781f3ffd72efeccc5657ae15.mp3" length="5398393" type="audio/mpeg" />
		</item>
	</channel>
</rss>
