Inilah Proposal Hidupku Tuhan

Pagi ini gerimis, dingin membuatku enggan untuk membasuhkan air wudhu, tapi tetap juga aku harus memercikkan air dingin itu ke wajah yang masih dirundung rasa mengantuk ini, teringat obrolan tadi malam, tetang cita-cita kecil, hingga cita-cita yang saat ini mungkin tercapai, tentang mimpi yang ingin menjadi kenyataan, tentang doa yang ingin dikabulkan, tentang proposal hidup yang ingin disampaikan.

“Tak pernah ku ragu bahwa Engkau memberikan yang terbaik bagi setiap hambaMu…yang ku takutkan hanya jika aku terlalu memaksakan diri mengejar apa yang tidak Engkau takdirkan… Hidup tanpanya jauh lebih baik bagiku, daripada suatu saat nanti setiap ha.” (Dari sebuah status yang terpotong)

Aku ingin menjalani hidup yang normal Tuhan, Aku ingin kerja dan usaha mandiri, aku ingin pintu rizkiMu tak pernah putus kepadaku, aku ingin rumah incaranku itu suatu hari nanti jatuh ke tanganku, aku ingin hidup bahagia disana, akan ku mulai kemandirianku itu dari sana, aku ingin banyak berinteraksi disana, aku ingin berpamitan dengan istri dan anakku dari sana, aku ingin dihargai dan bermartabat, aku ingin keluargaku betah di rumah itu, aku ingin memulai kesederhanaan dari sana, aku ingin disambut istri dan anakku dari pintunya.

Tuhan, Berikan aku istri yang cantik dan setia, yang bisa membelaku disaat aku terpuruk, yang bisa ikut menikmati keceriaanku disaat aku bahagia, yang mampu meredam emosiku disaat aku melihat senyumnya, yang bisa mempercayaiku disaat aku tidak bisa dipercaya dan selalu berharap agar aku belajar kejujuran, yang bisa menjadi partner paling sejati dalam kehidupanku, yang selalu memberiku kepercayaan atas hidupnya, yang cukup rela dengan jalan mana yang ku tempuh, yang selalu mengingatkanku agar tidak berbohong, yang selalu menasehati anak-anakku agar tidak suka berbohong, Aku akan selalu berusaha mencukupi kebutuhannya.

Aku ingin anak-anak yang normal Tuhan, berikan dia energi yang bisa ku serap agar aku selalu gigih mencari penghidupan, berikan dia cahaya yang membuatnya selalu menghormati kedua orang tuanya, tiupkan pribadi jujur kepada mereka, Aku akan memenuhi kebutuhannya yang tak terbatas.

Berikan aku keluarga besar yang saling mendukung dan berbaik sangka, yang memberikan kepercayaan penuh terhadap hidupku, dorongannya akan membuat jalanku lebih cepat dalam hidupku yang selalu butuh percepatan.

Dekatkanlah proposal hidupku ini dengan jalan takdirku dariMu, Amin Amin Ya Rabbal Al Amin.

Written by Arsip

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>