Sugeng Rawuh ~~

Berorientasi Apakah Dirimu?

Turun ke Jalan Posting ini mungkin bukan cuman tepat masuk kategori sotoy tapi tepatnya di sotoy banget, terus-terang saya sulit tegas dalam bagian ini, yang bener itu mengerjakan berorientasi proses atau berorientasi hasil, kedua-duanya ada sisi baik dan buruk, meski alangkah lebih baik kalau prosesnya baik dan hasilnya pun baik. kalau kalian lebih condong kemana? jangan pilih kedua-duanya ya? hehe.

Menurut saya, diatas kertas tentulah lebih baik berorientasi pada hasil, toh hasil umumnya merupakan titik akhir dari sebuah proses, jadi bisa aja disimpulkan bahwa hasil yang baik berasal dari sebuah strategi dan proses yang baik pula, sedangkan jika kita berorientasi pada proses kadang bisa jadi kita dicap manja

Read the rest of this entry »

Kopdar Idblognetwork Chapter Jogja

Syukurlah sore ini tidak hujan, hari-hari sebelumnya kota Solo selalu kejatuhan hujan lebat, mungkin Bogor sudah pindah ke Solo kali ya? dan meski mendung Alhamdulillah bisa dengan lancar berangkat ke Jogja menemui sahabat maya yang biasanya hanya kenal-kenalan via Internet bareng Yos, dengan harapan bisa saling mengenal, belajar, dan tentunya biar nanti makin akrab ketika jumpa lagi di ranah daring.

Dengan berbekal patokan mirota kampus deket UGM tidak sulit menemukan resto Pondok Cabe,

hmm, malam minggu….

Rame… juga ternyata ya.

Read the rest of this entry »

Memoirs of a Geisha Surprise

Jika bicara tentang film tentulah sangat subyektif buat menilainya, karena selera film orang berbeda-beda, tapi minimal mereka biasanya membandingkan dalam 3 hal : Penggarapan, Cerita, dan Penokohan. Sama seperti saya yang tiba-tiba jatuh hati pada sebuah film, “Memoirs of a Geisha (2005)”, saya sewa film ini hanya sebagai komplit-komplit, saya meminjamnya di rental 3 minggu yang lalu, dan ngendon di harddisk sejak saat itu tanpa saya penasaran untuk mencoba menge-play-nya.

Beberapa malam yang lalu saya akhirnya menonton film itu, belum pernah saya baca spoiler dan resensinya, membaca box VCDnya pun belum, bahkan genrenya saja juga belum tahu, dengan ekspektasi nol bahkan saya meyakini mungkin nanti saya ngantuk dan ketiduran, tapi ternyata itu tidak terjadi.

Memoirs of a Geisha adalah sebuah film berlatar belakang Jepang di era 20-30-an, era dimana Geisha (yang asli) masih ada, Chiyo (Sayuri Kecil) terpaksa dijual orang tuanya untuk menjadi pelayan di sebuah rumah Geisha, Chiyo kecil tidak ada yang memduga bahwa nantinya dia akan menjadi Seorang Geisha agung yang paling terkenal se Kyoto, kecuali ‘Ketua’ Pemilik perusahaan Elektrik yang merubah arah pandangnya terhadap masa depan.

Read the rest of this entry »

Internet Ya Ampun

Meski saya terbiasa dengan penggunaan Internet, tapi untuk saat ini saya masih sulit untuk percaya jika internet bisa menggantikan penuh fungsi telepon, fungsi pos, fungsi wesel, bahkan fungsi lapak (toko), tapi kenyataannya memang lain, sekarang Internet benar-benar merubah cara hidup, bukan lagi dalam hitungan dekade, hitungan semester pun sekarang bisa berganti teknologi, saya jadi ingat, semenjak prosesor pentium 4 yang bertahan bertahun-tahun setelahnya puluhan jenis prosesor generasi pasca pentium yang release hampir setiap semester.

Dulu orang menjual mobil secara cepat harus lewat broker, itupun broker mengambil untung besar sekali, pasang iklan 150 ribu di koran cuman dikasih space 2 baris iklan teks sehari, sekarang memajang lapak di forum kaskus

Read the rest of this entry »

Pelajaran 3 : Jadi Manten?

Cerita ini masih sangat fresh from the oven, eh fresh from the fresher, hot from the oven, karena kejadiannya di Januari 2011 ini, ketika gw harus menemani sahabat terdekat gw menikah aka jadi manten. ya dalam adat jawa calon mempelai cowok menjelang pernikahan harus menginap di lingkungan rumah calon mempelai cewek dan mereka biasanya membawa 2 teman dekatnya menginap, nah dalam hal ini jabatan gw adalah temennya nginep manten, dan ini pengalaman pertama gw.

Pagi harinya sehabis mandi sekitar jam 05.30WIB gw mandi paling awal lho, padahal kalau di rumah jarang mandi, nah tiba-tiba calon mempelai cewek nyuruh gw ambil motor, katanya suruh ke rumah sebelah, berhubung gw nggak tahu apa-apa gw yak yuk ajah. di rumah sebelah mas-mas perias langsung menyambut gw yang udah seger buger ini, suasananya buru-buru berhubung ijab qabul bakal dilaksanakan pagi sekali, temen gw yg jadi manten belum ada disitu, temen gw yang satunya lagi juga belum ada, nah dia langsung suruh gw duduk, dia sempet tanya-tanya sih tapi gw nggak tahu maksudnya dan gw jawab kalau gw nggak mudeng (nggak paham), eh tiba-tiba gw didandanin, hah (gw masih bingung but santai aja, mungkin kalau nemenin manten didandani kali yah *pikir gw*)

Read the rest of this entry »