Saya dan Komunitas

Foto Kiri : Pas #OblongMerahMuda

Masih teringat saat pertama kali saya mendaftar di blogspot 6 tahun yang lalu, kala itu saya baru mendengar istilah baru bernama blog dari sebuah Tabloid IT, masih sangat bingung ketika mempelajari panel-panelnya, membuat posting, membuat halaman, dan setelah posting bingung mau ngapain. Ketika kuliah saya mulai mengenal beberapa komunitas blogger di beberapa kota besar Indonesia seperti Jogja, Bandung dan Semarang, terlihat dari foto-foto dan gaya tulisan mereka nampaknya asik sekali, “kereen nih” pikir saya, sejak saat itulah saya berfikir bahwa ngeblog bukan hanya untuk bersahabat dalam dunia maya, namun juga dalam dunia nyata, sempat terfikir saat itu mendirikan komunitas blogger di kota Solo, namun sepertinya tak banyak yang berminat dengan aktivitas baru yang bernama ngeblog ini saat saya ceritakan keinginan ini ke teman-teman kuliah saya, maka niatan itu kandas di tengah jalan.

Foto kanan : Dengan teman sekolah pun termasuk berkomunitas

Di akhir tahun 2008 saya berpindah dari Blogspot ke friendster blog, dan 2 bulan di friendster blog saya pindah ke WordPress, ketika browsing-browsing itulah secara tak sengaja saya menemukan komunitas blogger yang ngakunya berasal dari Solo, namanya ‘Bloggos’ yang merupakan singkatan dari Blogger Solo, alamat webnya aneh karena tidak menyebut Bloggosnya namun justru ‘Kentingan’, ya komunitas yang baru saya kenal ini memang berawal dari orang-orang kentingan, Kentingan sendiri merupakan nama sebuah kampung dimana kampus 1 Universitas Sebelas Maret (UNS) berdiri, hingga akhirnya di akhir 2008 Bloggos berganti nama menjadi “Bengawan”.

Foto kiri : Waktu Kopdar Akbar Perdana

Sejak berganti nama menjadi Bengawan, belum sekalipun saya ikut kopdar, saya cuma mendaftar di mailist baru-nya, ketika itu pula saya mulai bisa berinteraksi dengan anggota bengawan meski hanya via email, dan akhirnya setelah agak dipaksa serta males dibilang cemen akhirnya saya ikut kopdar Bengawan untuk pertama kali 13 Februari 2009 di sebuah wedangan sisi utara Jl Slamet Riyadi, ternyata banyak sekali yang datang pada kopdar kali ini, aslinya saya minder setengah mati, namun ternyata banyak yang ‘grapyak’ sehingga langsung bisa ngobrol sana-sini, pada saat itu pula lah saya merasakan berkomunitas blog, dan ini blogger bengawan, inilah awal karir saya di komunitas blogger yang saya banggakan ini.

Sore itu gerimis, tanggal 21 Februari 2009, malam disaat Blogger “Bengawan” dilaunching Walikota pak Jokowi di rumah dinasnya ‘Lodji Gandrung’, sangat meriah, disaksikan juga teman-teman komunitas blogger yang lebih dulu ada seperti Loenpia, TPC, Blogger Warok Ponorogo, Nggresik dan Gunung Kelir, inilah bagian yang paling tak terlupakan bagi saya semenjak mengikuti perjalanan komunitas Blogger Bengawan, salah satu tonggak komunitas blogger satu-satunya di kota Solo hingga detik ini.

 

Foto Kanan : Foto bareng sehabis Launching Bengawan

Di komunitas blogger membuat sebagian gaya hidup saya berubah, mulai menyadari bahwa seluas apa pergaulan saya, bisa jadi belum ada apa-apanya ketika kita bertukar informasi dengan komunitas – komunitas lain yang mungkin memiliki sudut pandang lain, sejak saat itu saya mulai bisa berfikir bahwa menjadi seorang blogger Bengawan membuka pintu besar untuk bersahabat dengan lebih banyak orang, bukan hanya di Blogger Bengawan, namun lauh lebih dari itu, seperti komunitas-komunitas yang ada di Solo, bahkan di luar kota seluruh Indonesia sekalipun, saya mulai menghindari memposting tulisan-tulisan galau, mengurangi posting yang terlalu teknis, dan mulai memposting tulisan yang ringan-ringan saja untuk personal branding.

Akhirnya bukan hanya itu, pintu berkomunitas mulai melebar, seperti berkenalan dengan Benny dan akhirnya membuat saya kecanduan mengedit di Wikipedia Indonesia, kopdar dengan sahabat-sahabat di kampung halaman saya di Wonogiri Cyber Community, Wonogiri.org, Berkenalan dengan banyak orang di Akademi Berbagi, Kerabat Kotak ‘Kosoeng Toejoeh’ Solo, mengenal beberapa pendiri startup, web developer, desainer grafis, web desainer, marketer, ads publisher, wartawan,  penulis buku, dan masih banyak lagi.

Foto kiri : Kopdar Wonogiri Cyber Community

Itulah mengapa akhirnya saya perlahan mengenal bagaimana menggunakan hosting berbayar, menggunakan domain berbayar, dan berkat pengalaman singkat tersebut saya bisa membuat beberapa website startup milik saya sendiri seperti soloaja dan travelbuck, ya hingga akhirnya saya mendapatkan rejeki materi dan non materi dari sini, dari sini pula saya berkenalan dunia monetize website, mulai dari menampilkan iklan Pay Per Click, Survey, Affiliasi, bahkan Paid review.

Sebagai anggota komunitas saya bisa berkenalan dengan banyak orang, salah satunya adalah sahabat baru sesama blogger, diawali dengan acara Jambore Blogger Nasional SOLO (Sharing Online lan Offline) di kota Solo tahun 2010 kemarin, saya bertemu dengan banyak blogger dari luar kota seperti Madura, Surabaya, Ponorogo, Jakarta dan masih banyak lagi, singkatnya saya sangat ingin suatu hari nanti gantian mengunjungi kota mereka, berkeliling kota seperti saat kami mengajak mereka berkeliling kampung Batik Laweyan untuk mengetahui bagaimana membatik, ingin dibawa keceriaan seperti saat kami mengajak mereka susur sungai Bengawan Solo dengan menggunakan Gethek (sejenis perahu dari kumpulan kayu / bambu). Dan benar saja saya sangat menikmati saat berkunjung ke Malang untuk mengikuti #OblongMerahMuda yang digelar Blogger Ngalam, mendatangi Semarang untuk ikutan #kongkowSMG dan kopdar lainnya.

Foto Kanan : Penutupan Sharing Online lan Offline (foto : Dony Alfan)

Kini terbukti sudah, berkomunitas merupakan pintu untuk belajar berinteraksi dengan banyak orang, dengan banyak pikiran, dengan banyak sudut pandang dan latar belakang, belajar menahan ego tanpa mengurangi independensi, namun tetap loyal terhadap komunitasnya, dan perlu dicatat disini, komunitas terkadang berjaringan, saat kita bergabung dalam satu komunitas bisa jadi kita akan tersambung-sambung dengan komunitas disekitarnya, tak terhitung berapa kawan baru yang mungkin tak terbayang sebelumnya, dari se-kota, se-pulau, se-Indonesia, bahkan dari belahan bumi manapun.

Berkomunitas menghindarkan diri dari kondisi seperti katak dalam tempurung, pikiran lebih terbuka, wawasan lebih luas, dan gagasan solusif lebih mudah muncul, kesulitan yang menghimpit bisa mendadak cair, terkadang terasa seperti keajaiban, saya sendiri yang pernah mengalaminya dan tak pernah diduga sebelumnya masalah bisa sebegitu mudahnya clear.

Foto kiri : Kopdar #KongkowSMG

Jadi? ya jadi berkomunitas itu penting sekali, komunitas itu bukanlah sebuah sekte, bukan partai, jadi ada baiknya kita singkirkan kepentingan-kepentingan pribadi atau kelompok, komunitas adalah salah satu cara bersosial, seperti kita dengan teman sekolah kita, sahabat kampus, sahabat ngeblog, sahabat sehobby, saya yakin kita selalu berkomunitas karena kita makhluk sosial, jadi saya tak perlu mengajak teman-teman berkomunitas lagi, hanya ingin menegaskan bahwa memperbanyak berkomunitas itu sangat penting, eh ngomong-ngomong ini baru “Anak Gaul” yg sebenernya, the Real “Anak Gaul” hehe.

 

 

Written by triunt

Nama lengkap saya Tri Untoro, passionate in E-Commerce @ IDpasar Network, pecinta wisata, travel writer teori, dan aktif sebagai admin travelbuck.net (Bahasa Indonesia), serta sedang dalam proses merintis berdagang secara daring di IDbuku.com, IDbatik.com, & IDhijab.com Keep in Touch : Facebook | Twitter | LinkedIn

18 Comments

dHaNy

Manteb perjalanan ngeblog bersama komunitasnya mas. Jadi pengen juga melancong kesana kemari berkenalan dengan rekan2 blogger luar daerah…

@zizydmk

Komunitas blog di daerah katanya lebih solid dari di Jakarta. Ya bener juga kali ya kalau melihat dan mendengar cerita betapa kompaknya komunitas2 itu :)

Blogger dan Komunitas | dagdigdug.com

[...] satu teman saya Tri Untoro yang warga Solo/Wonogiri ini menceritakan dalam versinya sendiri tentang Komunitas dan Blog ini. Di komunitas blogger membuat sebagian gaya hidup saya berubah, mulai menyadari bahwa seluas [...]

Gaphe

Wah kalo saya nggak ikut komunitas-komunitas gitu sih, jadi nggak pernah ngerasain senangnya berada di komunitas.. hmm entah kenapa lebih suka independen, ngeblog juga gitu.. feel free :D

niee

gak pernah kepikiran buat ikutan komunitas.. Rasanya jadi gak bebas aja jadinya ngeblog,, Tapi kalau ikutan kopdar seh aku masih suka2 aja deh :D

SlameTux

Tidak disangka-sangka ya, ternyata kita sudah ketemu di 3 kegiatan blogger ya. Mulai dari Sharing Online Lan Offline (Bengawan), #OblongMerahMudah (Blogger Ngalam), dan #KongkowSMG (dotSemarang) :)

Acuy

halo wong Solo..tolong dibantu share informasi kerjaan dong.
Di cari tenaga full time/freelance untuk membantu HRD kami.
Syarate : Min SMU, mengerti internet, diutamakan mempunyai perangkat komputer sendiri.domisili solo/sragen.
kerjaane : mencari orang yang mau kerja di pabrik.
info tlp/sms : 0878 7633 8287
tolong dibantu sebarke informasi iki ke temen2 yo.
Matur suwun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>