Sebuah renungan tentang Jodoh

maaf tulisan ini jangan direpost masih dieman2.
Ada beberapa orang yang sadar dan merenungkan tentang hal ini, tapi ada sebagian besar orang yang sepanjang hidupnya sampai mati belum pernah merenung atau memikirkan tentang hal ini, pernahkah anda berfikir tentang jodoh, hmm, ingat! saya nggak ngomongin pacar lho, atau cewek or cowok yang sekarang kamu kejar-kejar, tetapi tentang jodoh, hanya tentang jodoh… saya hanya pengin cerita kalo saya patah ati, kecewa, lagi ngejar cewek, baru punya pacar, atau barusan putus saya punya sebuah renungan, sebuah renungan ringan yang selalu membuat saya tegar, renunganku adalah, Tuhan siapakah jodohku, sekarang dia lagi apa? (langsung terbayang dipikiran, sekarang sedang sama pacarnya keliling kota, sedang cuci piring, sedang di atas panggung dielu-elukan, dimarahin dosen), seperti apakah dia? (Cantik kayak dian Sastro, Keriting, Mancung, Ceking, Putih, atau lawannya), Berapakah usianya? (lahir di tahun yang sama dengan kita, lebih tua dari kita, lebih muda 10 tahun dari kita), orang manakah dia? (Solo, Wonogiri, Semarang, Blora, Bandung, Tasikmalaya, Jogja, Jakarta), Seperti apakah dia? (Galak, manis, pemalu, kepedean, boros, ngirit), Sekarang kenalkah diriku? (sahabat dekat, sekarang adalah musuh/orang yang paling ku benci, adik sahabat, adik mantan, nggak kenal dan belum pernah sampai sekarang bertemu, dia artis), kapankah kami dipertemukan? (besok, sejak lahir, kemarin, sekarang baru kenal di internet), normalkah dia? (normal, cacat, telmi), dan kadang beberapa pertanyaan tentang jodoh akan berulang ulang muncul, dan biasanya yang terakhir adalah, Apakah malam ini dia juga sedang merenung tentang jodohnya, seperti aku malam ini? (Rahasia Tuhan memang ajaib).
Jika semua orang bisa merenung seperti ini mungkin nggak akan ada orang yang mati konyol bunuh diri gara-gara diputus pacar, jadi cacat gara-gara pacar selingkuh, dan jadi gila gara-gara ditolak.
9 Comments
« 3 Alasan Blog Saya Jadi Populer | Home | Bikin Keren Facebookmu, dengan rubah template facebook »

hmm…
great post!
aq spakat, klo kita sbnernya gk usah terlalu pusing mikirin jodoh,
cukup ingat konsep yang ditawarkan Allah bahwa wanita yang baik untuk lelaki yang baik, dan begitu sebaliknya…
makanya, smpe saat ini aku masih tetap dengan prinsip i’m single n i’m happy..
*lho..malah curhat*
hehe!
bunuh diri atau ga,, sebenernya sih lebih ke rasa di dalam hatinya..
kalo ga desperate2 amat sih,, ya mustinya ga sampe bunuh diri lah..
aku masih singgle neh …. syapa yang mau???
Hmm…
Jika 4JJ1 tidak memberi apa yang kita inginkan, Dia kelak pasti akan memberi ganti dengan yang lebih baik…
Ikhlas dan sabar dulu aja ya…
Patah hati memang menyesakkan, tetapi berusahalah tuk tetap selalu tersenyum, dan selalu berbaik sangka atas semua ketetapanNya…
pengalaman, lagi wae malahan… )
akan ada sebuah hikmah di setiap peristiwa yang terjadi…
(
heem setuju setuja bgt malah,,.
seandainya semua org, g usah smw org dink, sebagian ja toh yg merenung ttg hal itu,. pasti g da hal2 konyol ato pling g bsa mengurangi hal2 konyol yg g masuk akal yg mreka lakukan untuk mendapatkan sesuatu yg sifatnya kesenangan sementara d dunia ini,.
seandainya rata2 orang berpikiran kyk gtu,,.
suatu renungan yg sangat bermakna..
Wee lha berarti ki curhat nho…
ya deh, dengerin tuh ceramahnya mas Latip…
Amin semoga selalu dapet yang lebih baik dari sebelumnya.
I think renungan ini sangat sederhana….
yah semacam dongeng sebelom tidur….
*jawabku sangat bijak yaaa….*
hebat bener loe maz………………….
Weleh lebay lo ah…