Tentang Belajar Ketulusan dan Kesederhanaan

smsa1

Segala publikasi ini bukan untuk mengatakan bahwa ‘kami melakukan’ tapi kami hanya sedikit berbagi inspirasi untuk ‘mari kita melakukan’

Hingga pada akhirnya saya masuk ke dalam keluarga Rumah Hebat Indonesia, setelah melewati pergantian nama yang membingungkan, mulai dari klinik, kemudian perpustakaan, kemudian diperkenalkanlah Rumah Hebat Indonesia, sebuah rumah baru yang unik karena semua tersaji dengan apa adanya, tak terlalu bicara estetika namun semuanya syarat makna, bahkan semua karya boleh-boleh saja ditempel di tembok, tak ada rapat di kafe, tak ada narsisme berlebihan, semua tercipta dengan sangat sederhana namun syarat akan manfaat.

Bagi saya satu mimpi itu adalah “Menghebatkan Indonesia” dengan cara-cara mereka, dengan kemampuan mereka, dan satu lagi dengan ketulusan hati mereka, semua kakak turut ambil bagian untuk mencapai cita-cita itu dengan caranya masing-masing sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki, mereka bukan seorang ahli, namun paling tidak mereka berbuat dan berbuat yang selalu saling memacu, jika teman-teman mau lihat, lihatlah semangat mereka, adakalanya saya tertegun melihat cara mereka yang kian tanpa pamrih, senyum tulusnya, ringan langkahnya, sebuah idealisme yang luar biasa.

Bersama mereka saya belajar tentang ketulusan, tentang idealisme masa mahasiswa yang sebelumnya pernah luntur, bahwa tak segalanya harus dibayar dengan materi, semua menikmati sedikit demi sedikit pengorbanan yang kami bisa nikmati dalam rangka mengabdi pada negeri, segala publikasi ini bukan untuk mengatakan bahwa ‘kami melakukan’ tapi kami hanya sedikit berbagi inspirasi untuk ‘mari kita melakukan’, karena barangkali jika inspirasi terus tersebar akan banyak orang-orang yang jauh lebih hebat dari kami-kami ini, dan mampu melakukan perubahan yang jauh lebih dahsyat dan menggerakkan orang jauh lebih banyak, sehingga ‘sejuta aksi’ perlahan tapi pasti terwujud bak diaspora yang tumbuh di penjuru negeri.

Kami masih belajar dan akan terus selalu belajar, kami masih perlu banyak bimbingan, Rumah Hebat Indonesia seakan workshop bagi kami sebagai kakak, adik-adik, warga sekitar bahkan pemerintah setempat, tak adalah yang lebih penting kecuali kami tetap menjaga lilin semangat ini, kadangkala jika lilin ini meredup, kami akan tetap saling memberikan tambahan api semangat sehingga api semangat ini bisa menyala seirama, melibatkan diri di keluarga ini akhirnya mengajarkan kami untuk tidak mudah mengeluh, semoga kakak-kakak hebat apapun di depan nanti tetap menjaga api semangat ini, dimanapun dia berada, apapun godaan di hadapan bahwa RHI mengajarkan kita akan arti sebuah integritas dan pengorbanan.

Written by triunt

Nama lengkap saya Tri Untoro, passionate in E-Commerce @ IDpasar Network, pecinta wisata, travel writer teori, dan aktif sebagai admin travelbuck.net (Bahasa Indonesia), serta sedang dalam proses merintis berdagang secara daring di IDbuku.com, IDbatik.com, & IDhijab.com Keep in Touch : Facebook | Twitter | LinkedIn

6 Comments

triunt

di Ngemplak mas, Dari arah tirtonadi ke timur, ada viaduct kereta api (underpass) bablas dikit, ada GO (Ganesha) belok kiri, jika ada SD disitu berarti udah bener, lurus pentok belok kiri, ada tulisan rumah hebat Indonesia :)

dedekusn

Belajar ketulusan dan kesederhanaan dari orang-orang yang tepat, dari komunitas yang tepat, lebih mengena & memiliki makna lebih pastinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>